Keindahan gunung itu
March 21st, 2006Seorang anak begitu takjub melihat keindahan sebuah gunung, tinggi menjulang, biru dari kejauhan dan terkadang tertutupi awan dipuncaknya. “Ayah, indah ya gunung itu. Mmm .. gunung itu apa sih ?” tanyanya kepada sang ayah. “Ya seperti yang Ahmad lihat itu, memangnya kenapa ?” jawab Ayah. ”Maksud Ahmad, sebenarnya seperti apa gunung itu, dan ada apa sebenarnya disana ?” Sang ayah seolah mengerti apa yang dimaksud anaknya, dan pada suatu hari dibawanya Ahmad berjalan-jalan mendaki sebuah pegunungan. Hingga pada akhirnya sampailah mereka berdua dipuncak gunung tsb, sebuah dataran yg tidak terlalu luas dan berbatu. “Mana gunung itu Ayah ?”, tanyanya sambil menoleh kesana kemari, ” Ya disini, ditempat yang kamu injak sekarang itu adalah puncak dari gunung itu” jawab sang ayah yang menangkap raut kekecewaan dalam wajah Ahmad. “Hanya begini saja gunung itu ?” balasnya.
Rekan sekalian, dalam kehidupan kita sehari-hari, terkadang kita melihat orang-orang besar dan berpengaruh di masyarakat adalah bagai gunung-gunung tersebut. PKS beserta kader-kadernya baik ditanah air dan di luar negeri, “sedang” dianggap gunung-gunung dalam kehidupan bermasyarakat saat ini.
Mari kita benahi kembali diri kita baik pribadi, keluarga maupun institusi. Sehingga ketika mereka mengenal kita dengan lebih dekat, khususnya dalam keseharian, keindahan yang mereka dapati bukanlah keindahan yang semu, yang hanya dapat dinikmati dari kejauhan, melainkan keindahan yang hakiki yang memang telah melekat dan menjadi kepribadian kita semua.
(Seperti dikutip dari majalan Saksi Edisi Januari 2006)